VLOBS.COM – Gubernur California Gavin Newsom memveto California Senate Bill 1130, rancangan undang-undang yang akan melarang perekaman orang secara diam-diam menggunakan perangkat wearable. Ia mengembalikan RUU yang telah disetujui badan legislatif negara bagian itu kepada para anggota parlemen.
Dalam surat kepada anggota parlemen pada Rabu, Newsom mengatakan definisi perangkat perekam wearable dalam RUU tersebut terlalu luas atau tidak presisi. Menurutnya, hal itu dapat menimbulkan kebingungan dan konsekuensi yang tidak diinginkan. Ia juga menyebut sejumlah perlindungan yang tercantum dalam usulan itu sudah tersedia dalam hukum California.
Baca juga: Sony Hadirkan Teknologi Upscaling AI QSSR untuk PS5 Reguler
RUU tersebut dirancang untuk mencegah orang direkam di tempat umum tanpa persetujuan eksplisit. Usulan itu muncul di tengah meningkatnya jumlah produk wearable yang dilengkapi kamera dan mikrofon, termasuk kacamata terhubung internet buatan Meta dan Snap.
Baca juga: Hakim AS Gugurkan Gugatan Antimonopoli Chegg dan PMC atas Google
Jika disahkan, California akan menjadi negara bagian pertama yang mengatur penggunaan kacamata pintar. Pelanggar dapat dikenai denda atau hukuman penjara, sedangkan produsen wearable yang tidak mematuhi aturan juga dapat menghadapi denda.
Senator negara bagian California Eloise Gómez Reyes, penulis RUU itu, mengatakan kepada ABC News bahwa usulannya bertujuan membantu California merespons pesatnya peluncuran teknologi yang selalu mendengarkan.
Baca juga: Cloudflare Basin Resmi Tersedia, Biaya Egress Masih Berlaku
Sejumlah konsumen dan kritikus menyebut perangkat wearable kontroversial tersebut “pervert glasses”, setelah muncul beberapa laporan tentang orang yang merekam dan melecehkan orang lain. Di sisi lain, Apple mengumumkan bulan lalu bahwa perangkat lunak Apple Watch terbarunya akan memiliki fitur yang selalu mendengarkan. Fitur itu memungkinkan pemakainya memutar ulang transkrip 15 detik sebelumnya serta merangkum percakapan sepanjang hari.
















