VLOBS.COM – OpenAI dan Anthropic merekrut mantan pejabat pemerintahan Donald Trump untuk mengisi sejumlah posisi senior. Langkah ini dilakukan ketika perusahaan AI berupaya memperkuat hubungan dengan Washington dan teknologi AI frontier makin dipandang sebagai isu keamanan nasional.
Menurut CNBC, Anthropic tahun ini menunjuk sedikitnya dua mantan pejabat Trump: satu sebagai anggota dewan direksi dan satu lagi untuk memimpin strategi komputasi frontier. OpenAI merekrut sedikitnya tiga orang dari pemerintahan Trump untuk menangani strategi dan proyek khusus.
Perusahaan pengembang AI frontier berusaha membangun hubungan dengan Gedung Putih di tengah seruan regulasi yang meningkat dan sejumlah insiden keamanan siber yang disebabkan sistem AI yang bertindak di luar kendali. Michelle Nie Duncan, visiting fellow di program teknologi dan keamanan nasional Center for a New American Security, mengatakan pemerintah memiliki berbagai kewenangan yang dapat berdampak pada bisnis mereka, termasuk pengadaan federal, penetapan risiko rantai pasok, dan kontrol ekspor.
Baca juga: Tiga Peneliti Keselamatan OpenAI Bantah Pemecatan Mereka
Nie Duncan mengatakan perusahaan belajar dari persoalan Anthropic bahwa menjaga hubungan baik dengan Gedung Putih dapat menguntungkan. Pada September, pengadilan banding AS menguatkan penetapan Pentagon yang mengategorikan Anthropic sebagai risiko rantai pasok, setelah perselisihan terbuka antara kedua pihak pada awal tahun.
Anthropic menunjuk Chris Liddell, mantan wakil kepala staf Gedung Putih pada masa jabatan pertama Trump, ke dewan direksi pada Februari. Pada September, Sihao Huang bergabung dengan perusahaan sebagai kepala strategi komputasi frontier. Sebelumnya, ia menjadi penasihat kebijakan senior untuk AI dan teknologi baru di Office of Science and Technology Policy Gedung Putih.
Baca juga: Spotify Resmikan Situs untuk Menjual Perangkat Lunak Enterprise
Huang mengatakan ia akan menangani perluasan infrastruktur Anthropic serta perencanaan untuk menghadapi kemajuan AI yang pesat. Perusahaan itu juga tengah mengupayakan kesepakatan pusat data untuk memperoleh infrastruktur pelatihan dan pengoperasian model. CNBC melaporkan pada Agustus bahwa Anthropic menandatangani kesepakatan cloud sekitar 45 miliar dolar AS dengan penyedia neocloud Nscale.
Di OpenAI, Thomas Lind bergabung untuk memimpin bidang risiko siber dan strategis dalam tim kebijakan keamanan nasional. Ia sebelumnya memimpin kebijakan AI di Office of the National Cyber Director. OpenAI mengonfirmasi perekrutannya pada pekan lalu.
Dean Ball, yang menjadi penasihat kebijakan senior di OSTP pada 2025 dan terlibat dalam penyusunan America’s AI Action Plan pemerintahan Trump, bergabung dengan OpenAI pada Juli sebagai kepala strategic futures. Perusahaan juga merekrut Peter Bowman-Davis pada Maret untuk menangani pelatihan model dan rekayasa perangkat keras. Ia sebelumnya menjabat Chief AI Officer di U.S. Department of Health and Human Services.
Baca juga: Google Hadirkan Agen Gemini Universal untuk Tugas Kerja
Anthropic dan OpenAI sama-sama membuka sejumlah posisi di bidang hubungan politik. Nie Duncan mengatakan perusahaan-perusahaan tersebut dapat menawarkan paket kompensasi yang menarik dibandingkan sektor publik, sementara sebagian pejabat melihat kesempatan bekerja di laboratorium AI sebagai cara untuk turut membentuk tata kelola AI.
OpenAI mengarahkan CNBC pada pernyataan yang pernah dirilis terkait dua perekrutan mantan pejabat Trump saat dimintai komentar. Anthropic dan Gedung Putih tidak menanggapi permintaan komentar CNBC.

















