VLOBS.COM – Samsung Electronics bersama lima afiliasinya akan menginvestasikan total US$1 miliar di Helix Digital Infrastructure, perusahaan infrastruktur kecerdasan buatan yang diluncurkan KKR dan didukung Nvidia. Samsung Electronics menyatakan akan menanamkan US$500 juta, sementara lima afiliasi lainnya akan menyumbang sisa investasi.
Baca juga: Komponen F-35 Dilaporkan Berakhir di Hong Kong, Diselidiki
Kelima afiliasi tersebut adalah Samsung C&T, Samsung SDS, Samsung SDI, Samsung Life Insurance, serta Samsung Fire & Marine Insurance. Samsung menyebut investasi ini akan membantu mempercepat perluasan pusat data AI secara global bersama Helix dan memperdalam kolaborasi di antara perusahaan yang berpartisipasi.
Helix berupaya merespons persaingan yang meningkat di pasar infrastruktur AI dengan menyasar pembangunan pusat data dan infrastruktur daya yang diperlukan untuk mendukungnya. Diluncurkan pada Juni, perusahaan itu berfokus pada pusat data hyperscale, pembangkit listrik, infrastruktur transmisi dan distribusi, serta jaringan serat optik.
Baca juga: OpenAI Batalkan Rilis GPT-6.1 Astra karena Standar Keamanan
Investasi ini juga memungkinkan Samsung memanfaatkan kemampuan yang tersebar di antara afiliasinya, mulai dari semikonduktor dan sistem pendingin hingga pembangunan pusat data dan baterai. Helix dipimpin Adam Selipsky, mantan CEO Amazon Web Services.
Baca juga: AMD Sempat Tembus Valuasi US$1 Triliun, Cramer Optimistis
KKR, Kuwait Investment Authority, Nvidia, dan perusahaan listrik AS Vistra merupakan investor pendiri Helix. Menurut KKR, investasi terbaru ini menambah lebih dari US$10 miliar dana yang telah dikomitmenkan kepada perusahaan tersebut. KKR juga menyatakan telah berinvestasi lebih dari US$75 miliar secara global di bidang infrastruktur digital dan daya, termasuk sekitar US$9 miliar di Korea sejak 2009.















