VLOBS.COM – Oracle memperkenalkan Fusion Claw, runtime untuk mengatur tindakan agen AI yang menjalankan proses bisnis. Sistem ini berjalan di Oracle Cloud Infrastructure (OCI) dan terintegrasi dengan aplikasi Fusion berbasis cloud. Analis menilai pendekatan tersebut dapat memberi pelanggan kendali lebih besar, tetapi mengingatkan bahwa adopsinya masih pada tahap awal dan dapat mempererat keterikatan pada Oracle.
Oracle menyasar penggunaan Fusion Claw untuk ERP, keuangan, dan manajemen rantai pasok. Runtime ini akan menggunakan model frontier, termasuk dari Google dan OpenAI, sementara dukungan untuk model lain direncanakan menyusul.
CEO Oracle Mike Sicilia mengatakan Fusion Claw ditujukan untuk membantu perusahaan memperoleh nilai terukur dari investasi AI. Menurutnya, teknologi ini menggeser penggunaan AI dari sekadar asistensi menuju eksekusi, sehingga pelanggan dapat mengotomatiskan pekerjaan yang semakin kompleks dengan tata kelola tingkat perusahaan.
Baca juga: Microsoft Dorong Windows 11 Menjadi Sistem Operasi Berbasis Agen AI
Gartner menyebut Fusion Claw dapat menyediakan kontainer terisolasi untuk menjalankan optimasi rantai pasok dan rekonsiliasi subledger dengan batas kebijakan yang jelas. Firma analis itu menilai Oracle membangun alur kerja berbasis agen ke dalam fondasi aplikasinya, alih-alih sekadar menambahkan AI pada sistem transaksi lama sebagai copilot atau lapisan antarmuka.
Gartner juga menyoroti biaya penggunaan model bahasa besar untuk memproses ribuan hingga jutaan catatan transaksi, item baris, atau variabel kendala. Menurut analis tersebut, Oracle memisahkan penalaran agen dari eksekusi komputasi: agen menilai konteks, menyusun perangkat yang diperlukan, dan menetapkan logika eksekusi, sementara kalkulasi serta optimasi multivariabel diserahkan kepada mesin komputasi deterministik. Cara ini menghindari pengiriman jutaan catatan ke jendela konteks model bahasa besar.
Baca juga: Anthropic Putus Akses Internet Langsung untuk Evaluasi AI Internal
Kontainer terisolasi dapat menerapkan batas kewenangan, status objek bisnis, dan pedoman kebijakan tertentu. Gartner mengatakan sistem juga menyimpan petunjuk setelah eksekusi untuk melewati jalur yang berulang dan mengurangi konsumsi token. Oracle menawarkan aplikasi siap pakai, antara lain untuk meningkatkan kesiapan buku besar keuangan, menyusun rencana kepegawaian, dan mengonsolidasikan pengiriman.
Gartner merekomendasikan agar Fusion Claw dipertimbangkan dalam permintaan proposal untuk penerapan agen AI. Namun, Patrick Connaughton, kepala riset aplikasi perusahaan di Gartner, memperingatkan bahwa teknologi tersebut masih berada pada tahap uji coba awal.
Forrester juga menyambut peluncuran Fusion Claw. Produk ini ditawarkan dengan skema harga per pengguna atau karyawan, serta model berbasis konsumsi. Craig Le Clair, analis utama Forrester, mengatakan masih ada persoalan kepercayaan yang perlu diselesaikan sebelum sistem agen dapat dipercaya untuk membuat alat dan pola proses secara mandiri, terlepas dari maksud perancangnya.
Baca juga: Vegalabs Hadapi Tagihan Claude US$17.600 di Microsoft Foundry
Le Clair menilai perusahaan memiliki lingkungan yang beragam, dengan agen AI di domain cloud seperti Salesforce dan Oracle, platform proses seperti Pega atau UiPath, serta kerangka kerja seperti LangChain. Menurutnya, domain cloud sesuai untuk fungsi umum yang tidak menjadi pembeda bisnis, sedangkan agen kustom yang lebih kompleks dan transformatif dapat diarahkan ke kerangka kerja agen khusus dan platform hyperscaler.
Meski terinspirasi OpenClaw, Fusion Claw bersifat proprieter dan terikat erat dengan aplikasi Fusion yang berjalan di OCI. Le Clair mengatakan arsitek perusahaan berperan penting dalam menentukan kapan memilih cloud domain atau platform yang lebih terbuka, dengan mempertimbangkan kebutuhan seperti residensi data dan integrasi eksternal. Organisasi yang telah banyak berinvestasi di Oracle mungkin menyambut tata kelola yang lebih ketat dan potensi penurunan biaya operasional, sementara perusahaan dengan beragam pemasok dapat menilai keterikatan pada Fusion dan OCI lebih sulit dibenarkan.


















