VLOBS.COM – Prospektus IPO Anthropic yang bocor ke Financial Times mengungkap tantangan perusahaan untuk mencapai profitabilitas. Dokumen itu juga memuat peringatan tentang risiko AI, termasuk kemungkinan model memanipulasi dan memeras.
Menurut Financial Times, sekitar sepertiga isi prospektus membahas model AI yang dapat menunjukkan perilaku tak terduga. Materi tersebut dilaporkan mencantumkan risiko yang disebut dapat menjadi ancaman eksistensial bagi umat manusia.
Baca juga: Anthropic Ungkap Risiko AI dan Kerugian Besar dalam Dokumen IPO
Di sisi keuangan, Anthropic berencana mengeluarkan US$518 miliar untuk kewajiban terkait cloud, komputasi, dan infrastruktur dalam beberapa tahun mendatang. Nilai itu lebih dari seperempat dari valuasi US$2 triliun yang diharapkan perusahaan. Tahun lalu, Anthropic menghabiskan US$7,33 miliar untuk komputasi dan infrastruktur.
Dokumen yang bocor itu juga menyebut Anthropic mencatat rugi operasional lebih dari US$8 miliar pada tahun lalu. Pada periode yang sama, pendapatan perusahaan meningkat 12 kali lipat menjadi sekitar US$4,6 miliar.
Baca juga: Sam Altman: OpenAI Belum Akan IPO Sebelum Keamanan Model Lebih Jelas
Belanja AI dan risiko investasi
Laporan tersebut menyoroti perkembangan lain di sektor AI. Oracle telah berjanji membangun kapasitas pusat data senilai US$300 miliar untuk OpenAI, pesaing Anthropic. Namun, menurut laporan, Oracle mengirim pemberitahuan force majeure kepada Blue Owl, perusahaan pengelola aset alternatif yang berfokus pada modal privat.
Baca juga: Trump Perintahkan Pemerintah AS Sebut AI sebagai “Super Intelligence”
Force majeure dirancang untuk memungkinkan pihak dalam kontrak keluar dari kewajiban ketika terjadi keadaan di luar kendali mereka. Kekhawatiran yang dilaporkan berkaitan dengan kemampuan Oracle memasok listrik ke pusat data besar di New Mexico. Oracle menyatakan proyek itu berjalan sesuai rencana.
Sumber tersebut juga menyebut proyeksi belanja modal global untuk pembangunan AI mencapai US$31,6 triliun sebelum 2050 guna memenuhi kebutuhan layanan AI yang diperkirakan. Investasi saat ini setara dengan sekitar sepertiga pertumbuhan ekonomi AS, menurut angka dari Agustus. Jika investasi itu runtuh seperti saat ledakan dotcom, dampaknya terhadap ekonomi dunia dinilai dapat sangat berat.
















