VLOBS.COM – Lukas Vogel merilis SQLDoom, port Doom yang menjalankan logika permainan dan renderer melalui SQL di database CedarDB. Proyek ini dikembangkan setelah versi DOOMQL sebelumnya dinilai lebih menyerupai Wolfenstein karena menggunakan raycasting.
Dalam port terbaru ini, Vogel menetapkan bahwa tampilan harus menyerupai Doom dan proses rendering serta game loop harus sepenuhnya berbasis SQL. Keluaran SQL untuk rendering dibatasi pada tabel atau bitmap yang mengodekan nilai RGB setiap piksel.
Baca juga: Tesla Hadapi Tantangan Ekspansi Cybercab Usai Sebulan di Austin
Python tetap digunakan untuk menangani pengaturan waktu, input keyboard, dan tampilan bitmap. Bagian lainnya berasal dari kueri SQL dan CedarDB.
Baca juga: Penolakan Pusat Data Terkait AI Meluas dari AS ke Eropa dan Asia
Vogel mengatakan kepada The Register bahwa kinerja SQLDoom justru lebih baik daripada pendekatan yang lebih sederhana pada versi tahun sebelumnya. Ia juga menyebut port tersebut bisa dimainkan untuk deathmatch.
Menurut Vogel, game ini dapat dimainkan di laptopnya yang menggunakan Ryzen 7 7840U. Permainan multipemain juga tersedia secara online melalui server di EU dan US. The Register menilai kinerja server terasa agak lambat, kemungkinan lebih disebabkan oleh server daripada port tersebut.
Baca juga: Epic Jeda Sebagian Besar Pengembangan demi Perbaiki Celah Keamanan
SQLDoom menjadi demonstrasi kemampuan CedarDB, sistem database yang mengompilasi kueri kompleks menjadi kode mesin. Vogel mengatakan port tersebut tidak menggunakan satu baris kode pun dari port Doom lain yang sudah ada.















