VLOBS.COM – CNBC merangkum lima hal yang perlu diperhatikan investor menjelang pembukaan pasar saham. Isu yang disorot mencakup gangguan perdagangan minyak, wearable berbasis kecerdasan buatan (AI), rencana Chick-fil-A, taruhan olahraga di kalangan Gen Z, serta strategi pemasaran musik dari sejumlah merek.
Ketidakpastian di pasar minyak dan wearable AI
Sejumlah kapal tanker minyak kembali diserang di Timur Tengah dalam beberapa hari terakhir. Iran masih bertahan pada syaratnya untuk membuka kembali Selat Hormuz. Serangan terhadap kapal di jalur tersebut telah berlangsung selama beberapa pekan dan membuat investor meragukan pemulihan perdagangan minyak global dalam waktu dekat.
Baca juga: Prospektus IPO Anthropic Soroti Risiko AI dan Kerugian Besar
Perusahaan teknologi besar mengandalkan wearable AI, seperti kacamata dan cincin, untuk bersaing di pasar perangkat konsumen. Namun, produk yang dapat merekam audio atau video secara diam-diam juga menuai kekhawatiran privasi. Sebagian pengguna media sosial menyebut kacamata pintar Ray-Ban Meta sebagai “pervert glasses” setelah muncul laporan bahwa orang direkam atau difoto tanpa izin.
Pembuat cincin pintar Oura juga menunda IPO pekan lalu dengan alasan “ketidakpastian di pasar IPO”. Analis Anshel Sag dari Moor Insights & Strategy meragukan bahwa kondisi pasar menjadi satu-satunya penyebab keputusan tersebut, meski ia mengatakan tidak dapat memastikan faktor lainnya.
Chick-fil-A pertahankan kepemilikan keluarga
Chick-fil-A telah memperluas jangkauannya jauh dari basisnya di wilayah Tenggara Amerika Serikat. CEO Andrew Cathy mengatakan kepada CNBC bahwa perusahaan ingin tetap menjadi bisnis milik keluarga. Cathy, yang menggantikan ayahnya lima tahun lalu, menyebut misi perusahaan tidak akan berubah, tetapi aspek lain perlu berkembang.
Baca juga: Satya Nadella Kembali Ditantang Membawa Microsoft Unggul di Era AI
Cathy mengatakan Chick-fil-A tidak akan menggunakan AI di jalur drive-thru dan menekankan layanan “manusia kepada manusia”. Perusahaan yang berbasis di Atlanta itu tidak berencana melantai di bursa atau menerima investasi dari luar. Cathy juga menyebut perusahaan mencatat “tahun yang baik”, sementara para pesaing melaporkan tren lalu lintas pelanggan yang lemah.
Taruhan olahraga dan pemasaran lewat musik
Taruhan olahraga makin populer di kalangan Gen Z. Sekitar dua pertiga investor Gen Z mengikuti taruhan olahraga, menurut sebuah survei yang dirilis pada Agustus. Survei lain menemukan kelompok ini lebih mungkin menganggap taruhan olahraga sebagai bentuk investasi, meski rata-rata pengguna platform taruhan olahraga atau pasar prediksi mengalami kerugian. Dampaknya dapat berupa masalah keuangan dan, bagi sebagian orang, kecanduan saat berusaha menutup kerugian.
Baca juga: Saham Cerebras Naik 6,3% Usai Sam Altman Tegaskan Kemitraan
Novig, pendatang baru di pasar prediksi, menyebut kampanye “Just Sports” yang dibintangi Sydney Sweeney sebagai pendorong pertumbuhan. Co-founder Jacob Fortinsky mengatakan volume perdagangan Novig hampir dua kali lipat selama 20 hari sebelum dan sesudah kampanye, sementara jumlah pengguna yang pertama kali menyetor dana naik lebih dari 200%.
Di sisi pemasaran, E.l.f., Wendy’s, dan Gap merilis atau mempromosikan musik orisinal. E.l.f. merilis album “Mirror Mix” bulan lalu, Wendy’s membagikan album emo “Songs to Listen to in a Wendy’s Parking Lot”, sementara Gap memulai kemitraan dengan boy band Just Your Type melalui platform “fashiontainment”. CNBC melaporkan strategi musik dapat membantu merek menarik konsumen Gen Z yang menginginkan merek relevan secara budaya, terutama saat daya beli kelompok muda meningkat.















