VLOBS.COM – CNBC menyoroti sejumlah isu yang menjadi perhatian investor dalam buletin Morning Squawk, mulai dari penyelidikan terhadap John Harold Rogers, mantan pejabat senior Federal Reserve, hingga produk baru OpenAI dan penundaan IPO.
Dalam investigasi yang dilaporkan Eamon Javers, CNBC mengulas bagaimana Rogers beralih dari pejabat senior Federal Reserve menjadi tersangka spionase yang ditangkap FBI. Seorang jaksa federal menggambarkan kasus tersebut seperti cerita mata-mata.
OpenAI memperkenalkan sejumlah produk dalam konferensi pengembangnya, termasuk Dots, yang disebut sebagai agen “always-on”. Perusahaan itu juga meluncurkan model kecerdasan buatan GPT-6.1 Sol, beberapa hari setelah membatalkan rencana peluncuran GPT-6.1 Astra karena model tersebut tidak memenuhi standar keselamatan.
Baca juga: Robinhood Buka Perdagangan Saham 24/7 dan Hadirkan Agen AI
Potensi IPO OpenAI turut menjadi perhatian investor dan eksekutif perusahaan di San Francisco. CEO Sam Altman mengatakan kepada CNBC bahwa ia belum memiliki jadwal khusus untuk IPO dan bahwa keselamatan serta misi perusahaan harus diutamakan. Kepala keuangan Sarah Friar mengatakan OpenAI akan go public ketika waktunya tepat bagi bisnisnya.
Penundaan IPO dan data ekonomi
Produsen cincin biometrik Oura mengumumkan penundaan IPO. Menurut Renaissance Capital, empat perusahaan menunda atau sepenuhnya membatalkan IPO dalam sepekan terakhir. Jumlah itu menjadikan totalnya tujuh pada kuartal ketiga, naik dari empat pada kuartal sebelumnya.
Baca juga: OpenAI Alihkan 5–10% Komputasi untuk Keselamatan Model AI
Analis menunjuk kenaikan imbal hasil obligasi sebagai salah satu faktor yang membuat perusahaan berhati-hati untuk melantai di bursa. Oura menyebut ketidakpastian kondisi pasar sebagai alasan penundaan, sembari menyatakan permintaan terhadap sahamnya tetap kuat.
Investor menantikan indeks harga PCE Agustus, yang disebut sebagai indikator pilihan Federal Reserve, serta data pekerjaan, belanja konsumen, dan PDB. Sehari sebelumnya, Conference Board melaporkan indeks kepercayaan konsumen bulan ini turun ke level terendah sejak 2014. Responden menyebut kondisi pasar kerja dan kekhawatiran inflasi.
Imbal hasil obligasi Treasury 30 tahun naik ke level tertinggi sejak 2002 pada hari sebelumnya dan membebani saham. Kontrak berjangka saham bergerak mendekati posisi datar saat Wall Street menunggu data ekonomi.
Baca juga: Kesepakatan AI di Gedung Putih Tetap Andalkan Pengawasan Mandiri
Dalam perkembangan lain, peraturan sementara akan membuat Departemen Keuangan mulai mendaftarkan jutaan anak secara otomatis ke Trump Accounts. Menurut panduan departemen itu, perubahan tersebut dapat menambah lebih dari 60 juta anak ke jumlah peserta tahun ini. Menteri Keuangan Scott Bessent sebelumnya mengatakan 7 juta hingga 8 juta anak telah terdaftar, dan jumlah itu diperkirakan naik menjadi 70 juta dengan pendaftaran otomatis.
Di Washington, Presiden Donald Trump mengatakan ia dan sejumlah pemimpin teknologi menandatangani kesepakatan AI yang “mengikat secara moral” setelah jamuan makan siang di Gedung Putih. Trump juga mengatakan akan mengganti nama AI menjadi “super intelligence” melalui perintah eksekutif.















