VLOBS.COM – Anthropic melaporkan pendapatan sekitar US$17 miliar pada kuartal III, naik sekitar 1.127% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Angka tersebut tercantum dalam dokumen Form S-1 yang telah direvisi dan diajukan kepada Securities and Exchange Commission (SEC) pada Senin.
Perusahaan AI itu mencatat pendapatan US$33,24 miliar selama sembilan bulan yang berakhir pada 30 September, meningkat sekitar 1.200% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Namun, pertumbuhan pendapatan kuartal III secara berurutan melambat menjadi sekitar 47%, dari 144% pada kuartal II dan 132% pada kuartal I.
Baca juga: Korea Selatan Siapkan Anggaran Rekor untuk AI dan Semikonduktor
Anthropic membukukan rugi bersih US$23,29 miliar pada kuartal III. Untuk periode sembilan bulan hingga 30 September, rugi bersihnya mencapai US$104 miliar. Sebagian besar kerugian tersebut, menurut perusahaan, berasal dari perubahan nilai wajar surat utang konversi dan liabilitas derivatif. Pada periode yang sama tahun 2025, Anthropic mencatat rugi US$25,1 miliar.
Komitmen belanja terkait komputasi dan infrastruktur
Dalam S-1 revisi, Anthropic menyebut telah membuat komitmen pembelian dan perjanjian sewa dengan total pengeluaran sekitar US$895,4 miliar. Perusahaan menyatakan hampir seluruh komitmen itu berkaitan dengan komputasi dan infrastruktur.
Baca juga: Sam Altman Kunjungi Korea Selatan, Temui Eksekutif Samsung
Biaya komputasi dan infrastruktur Anthropic naik US$14,4 miliar selama sembilan bulan hingga 30 September, atau meningkat 329% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Dalam dokumen tersebut, perusahaan mengaitkan kenaikan biaya dengan bertambahnya kapasitas komputasi dan infrastrukturnya.
Baca juga: Prospektus IPO Anthropic Sisakan Pertanyaan soal Margin dan Valuasi
Anthropic memperkenalkan prospektusnya pekan lalu, tetapi pengajuan awal hanya memuat laporan keuangan hingga paruh pertama tahun ini. Pembaruan terbaru memberi investor gambaran yang lebih lengkap ketika perusahaan bersiap memulai roadshow untuk rencana penawaran umum perdana yang berpotensi menjadi IPO bersejarah.
Perusahaan juga mencatat risiko terkait kebutuhan infrastrukturnya yang kompleks, kemungkinan hambatan politik, serta tantangan menyeimbangkan keselamatan dan tujuan komersial. Anthropic memperoleh banyak kapasitas komputasi dari Amazon, Google, dan SpaceX, serta menggunakan layanan neocloud.
















