VLOBS.COM – SpaceX sepakat membeli portofolio spektrum nasional dari Grain Management untuk memperluas layanan Starlink di pasar telekomunikasi Amerika Serikat. Pengumuman pada Kamis itu diikuti penurunan saham AT&T, Verizon, dan T-Mobile dalam perdagangan setelah jam bursa.
Kesepakatan tersebut mencakup lisensi spektrum berpasangan hingga 14 MHz pada pita 800 MHz. Transaksi masih memerlukan persetujuan Federal Communications Commission (FCC).
Baca juga: Google Hadirkan Agen AI Gemini untuk Bisnis dan Beragam Tugas
SpaceX menyebut spektrum frekuensi rendah tersebut dapat membantu mengatasi salah satu kesenjangan teknis yang tersisa, sehingga Starlink Mobile dapat berkembang menjadi operator seluler besar di AS. CEO SpaceX Elon Musk menyebut kesepakatan itu sebagai “sangat penting” dalam unggahannya di X.
FCC pertimbangkan spektrum untuk layanan satelit
Sehari sebelum pengumuman SpaceX, FCC menyatakan akan melakukan pemungutan suara atas proposal lelang 25 MHz spektrum untuk mendukung layanan direct-to-device (D2D), yang menghubungkan satelit dengan ponsel pintar.
Baca juga: Arena Raih Pendanaan US$200 Juta dengan Valuasi US$3,1 Miliar
FCC juga akan melakukan pemungutan suara pada 29 Oktober mengenai pengumpulan komentar publik atas proposal untuk menyediakan tambahan 482 MHz spektrum bagi cakupan tambahan dari luar angkasa dan memperbarui aturan D2D pada spektrum berlisensi. Kedua proposal tersebut berpotensi menguntungkan SpaceX dan Amazon, yang juga tengah membangun layanan berbasis jaringan satelit.
Baca juga: Saham Nvidia, Oracle Turun setelah Laporan Pendapatan OpenAI
Pekan lalu, T-Mobile, AT&T, dan Verizon membentuk usaha patungan untuk memperluas cakupan di wilayah yang kurang terlayani melalui satelit dan layanan D2D. Starlink tidak termasuk dalam usaha patungan itu. T-Mobile juga sebelumnya menghapus penyebutan Starlink dari promosi T-Satellite.
Tim Farrar dari TMF Associates mengatakan kesepakatan ini menambah persaingan SpaceX dengan operator seluler. Namun, ia menilai jumlah spektrum yang diperoleh masih terbatas dan SpaceX perlu memasang menara di darat untuk mendapatkan penetrasi sinyal yang andal di gedung-gedung perkotaan.

















