VLOBS.COM – Meta memperluas agen AI Muse ke bisnis kecil dan menambahkan integrasi dengan sejumlah layanan, termasuk Shopify, Dropbox, dan Slack. Perusahaan mengatakan Muse dapat membantu pemilik usaha menjalankan bisnis dan mencari pelanggan baru.
Muse dapat dihubungkan dengan perangkat lunak yang digunakan bisnis kecil untuk mengelola penjualan, operasional, dan pemasaran. Meta menyebut agen tersebut juga bisa terhubung ke analitik akun profesional Instagram, Facebook Pages, serta akun iklan Meta.
Baca juga: Jim Cramer: Sentimen Publik soal AI Berbalik, Saham Terancam
Menurut Meta, Muse memahami produk yang dijual sebuah bisnis, gaya komunikasi mereknya, serta hal-hal yang paling sering ditanyakan pelanggan. Integrasi tambahan mencakup Asana, Box, Canva, Figma, Granola, HighLevel, Intuit QuickBooks, Klaviyo, Lovable, Notion, Stripe, dan Zoom.
Baca juga: Jim Cramer Nilai Pasar Terlalu Khawatir soal Dampak Muse AI
Muse for Small Business tersedia gratis dengan batas penggunaan. Bisnis yang membutuhkan kapasitas lebih besar dapat membeli paket berlangganan.
Peluncuran ini dilakukan sehari setelah Meta memperkenalkan Meta Enterprise Platform, inisiatif untuk memperluas penawaran AI perusahaan kepada bisnis dan pelanggan korporat. Meta menunjuk Chirantan “CJ” Desai, CEO MongoDB, untuk memimpin inisiatif tersebut.
Baca juga: OpenAI Minta Maaf ke Australia atas Akses Tanpa Izin Agen AI
Meta menyatakan akan membawa seluruh rangkaian teknologinya ke bisnis dan pengembang, termasuk Muse, Meta Business Agent, Muse API, dan Muse Code. Peluncuran Meta Enterprise Platform dibangun di atas momentum Muse, yang diluncurkan awal bulan ini dan memuncaki tangga aplikasi di Amerika Serikat dan Kanada, mengungguli ChatGPT.















