VLOBS.COM – SoftBank Group dikabarkan berencana menginvestasikan US$50 miliar di sektor teknologi Malaysia. Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyampaikan rencana tersebut, menurut laporan Bloomberg yang dikutip CNBC.
Anwar mengatakan Son telah mengidentifikasi lokasi di Kuching, Sarawak, dan Semenanjung Malaysia untuk rencana investasi itu. Keduanya sebelumnya mengadakan konferensi video pada awal pekan, menurut laporan tersebut.
Baca juga: SpaceX Tutup Pendanaan Utang US$40 Miliar untuk Beli GPU AI
Rencana investasi itu akan berfokus pada kecerdasan buatan (AI), teknologi baru, dan pusat data. Malaysia menargetkan diri menjadi “AI nation” pada 2030 dan meluncurkan rencana aksi AI nasional pada awal tahun ini untuk memperkuat kemampuan serta infrastrukturnya di bidang AI.
Baca juga: Anthropic Minta Pengadilan D.C. Meninjau Ulang Banding Pentagon
Pada bulan ini, SoftBank menandatangani kesepakatan kerangka kerja dengan Grab yang berbasis di Singapura dan Petroleum Sarawak Berhad untuk menjajaki pengembangan AI serta infrastruktur digital di Sarawak. Cakupannya termasuk layanan komputasi AI dan teknologi canggih.
Sejumlah perusahaan teknologi lain juga telah mengumumkan rencana investasi di Malaysia. Google mengumumkan investasi US$2 miliar pada 2024 untuk membangun pusat data dan wilayah cloud pertamanya di negara itu. Amazon Web Services menyatakan berencana berinvestasi US$6,2 miliar hingga 2038, sementara Microsoft mengumumkan investasi US$2,2 miliar untuk infrastruktur cloud dan AI serta inisiatif digital lainnya.
Baca juga: Nvidia Hadapi Ujian Risiko Pendanaan AI saat Neocloud Tertekan
Menurut Malaysian Investment Development Authority, investasi terkait pusat data di Malaysia mencapai 385,7 miliar ringgit atau US$94 miliar dari 2021 hingga paruh pertama 2026. SoftBank belum langsung menanggapi permintaan komentar CNBC.















