VLOBS.COM – Mistral memperkenalkan Large 4 (ML4), model AI berparameter 1 triliun yang menurut perusahaan itu termasuk salah satu model terbuka terbaik di dunia. Peluncuran ini berlangsung ketika perusahaan-perusahaan Barat berupaya mengejar kemampuan pengembang AI China.
Model yang juga dikenal sebagai le Chonk itu, menurut Mistral, efektif untuk tugas terkait keamanan siber, pemrograman, manufaktur, keuangan, dan multimodal. Namun, ML4 masih tertinggal dari model terdepan dalam sejumlah bidang, termasuk pemrograman.
Baca juga: Boom Agen AI Pribadi Dorong AMD dan Intel, CPU Kembali Disorot
Mistral membuka akses pratinjau ML4 bagi pengembang, pemimpin keamanan siber, dan otoritas negara sebelum peluncuran yang lebih luas pada akhir bulan ini. Model tersebut dilatih selama dua bulan menggunakan 4.000 GPU Nvidia Grace Blackwell di pusat data milik Mistral di Eropa.
Baca juga: OpenAI Terapkan Watermark Teks AI yang Mudah Dikelabui di Eropa
Setelah parameter intinya dirilis, ML4 akan masuk jajaran model open-weight teratas secara global berdasarkan gabungan kinerja benchmark, kata Mistral. Perusahaan juga menyebutnya sebagai model open-weight terkuat yang dikembangkan di luar China, dengan selisih yang substansial.
Guillaume Lample, salah satu pendiri sekaligus kepala ilmuwan Mistral, mengatakan kemampuan model akan meningkat seiring perusahaan memperbesar kapasitas pelatihan setelah pendanaan Seri D. Ia menambahkan, kemampuan pertahanan siber ML4 dapat membantu perusahaan dan pemerintah menghadapi pelaku ancaman yang membobol model tertutup untuk melakukan serangan siber.
Baca juga: Analitik Prediktif Beralih ke Keputusan Otonom Berbasis AI
Pada September, Mistral mengumpulkan 3 miliar euro (US$3,4 miliar) dalam putaran Seri D dengan valuasi 21 miliar euro. Pendanaan itu memperkuat posisi perusahaan sebagai salah satu startup AI dengan pendanaan dan valuasi tertinggi di kawasan tersebut.

















