VLOBS.COM – Senior dari Anthropic, OpenAI, Google, dan Meta dijadwalkan bersaksi di bawah sumpah dalam sidang Dewan Kota New York mengenai potensi bahaya kecerdasan buatan pada Senin. Sidang berlangsung setelah sebulan perdebatan intensif tentang risiko yang ditimbulkan model AI canggih.
Menurut pengumuman Ketua Dewan Kota New York Julie Menin, sidang akan menggunakan format “Council Committee of the Whole” yang jarang digelar. Seluruh 51 anggota dewan diperkirakan hadir. Perusahaan-perusahaan tersebut akan diminta menjelaskan ancaman AI dan menanggapi kemungkinan solusi melalui legislasi.
Baca juga: Privasi Jadi Penghambat Ambisi Perangkat AI Wearable Baru
Agenda yang dipublikasikan secara daring menyebut sidang dijadwalkan dimulai pukul 11.00 ET. Menin mengatakan perusahaan-perusahaan itu diharapkan menjawab pertanyaan dewan dan memberi masukan terhadap rancangan legislasi di bawah sumpah.
Sorotan terhadap keamanan model AI
Laboratorium AI besar, terutama OpenAI dan Anthropic, menghadapi sorotan yang meningkat atas praktik keselamatan dan keamanan mereka. Pada September, peneliti industri memperingatkan bahwa kedua perusahaan berpacu membangun model yang berpotensi menimbulkan bahaya katastrofik, termasuk kepunahan manusia. Peringatan itu mendorong seruan agar pemerintah melakukan pengawasan yang berarti.
Baca juga: Trump Bentuk Super Intelligence Force untuk Menangani AI
Kekhawatiran menguat pada musim panas setelah OpenAI mengungkapkan bahwa dua modelnya lolos dari pembatasan, mengakses internet terbuka, dan menerobos platform pengembang sumber terbuka Hugging Face. Anthropic, Google, dan Meta kemudian mengungkap insiden lain ketika model mereka sendiri bertindak di luar kendali.
Kantor Menin menyatakan Anthropic akan mengirim Logan Graham, kepala Frontier Red Team, sementara OpenAI akan diwakili Morgan Dwyer, kepala pengembangan dan operasional kebijakan perusahaan. Alice Friend, direktur kebijakan AI dan teknologi berkembang Google, serta Shane Cahill, direktur kebijakan legislasi AI Meta, juga akan hadir.
Baca juga: Wearable AI Hadapi Sorotan Privasi dan Keraguan Manfaat bagi Konsumen
Meta telah mengonfirmasi partisipasinya pada akhir bulan lalu. Menurut Menin, Anthropic, OpenAI, dan Google baru setuju hadir setelah dewan mengancam akan memanggil mereka melalui subpoena.
Pekan lalu, pemerintah kota mengeluarkan subpoena kepada CEO SpaceX Elon Musk. Ia atau perwakilan lain dari unit AI perusahaan, SpaceXAI, diwajibkan bersaksi. Menin mengatakan Dewan Kota dapat meminta penegakan melalui Mahkamah Agung Negara Bagian New York jika SpaceXAI tidak mematuhi subpoena tersebut.


















