VLOBS.COM – Saham Oracle Corp Japan melonjak lebih dari 7% pada Jumat setelah perusahaan melaporkan rekor penjualan dan laba untuk kuartal fiskal pertama. Bisnis cloud mencatat pertumbuhan kuat.
Kenaikan saham di Tokyo berbeda dengan pergerakan saham Oracle yang tercatat di Amerika Serikat. Saham perusahaan induk itu turun lebih dari 3% semalam setelah Oracle mengirimkan pemberitahuan force majeure terkait proyek pusat data di New Mexico.
Baca juga: Nvidia Rilis Platform Keamanan Agen AI dan Tambah Buyback
Oracle Japan menyatakan penjualan bersih pada kuartal Juni-Agustus meningkat 13% dibandingkan setahun sebelumnya menjadi 74,86 miliar yen (US$472 juta). Laba operasional naik 22,7% menjadi 25,92 miliar yen, sementara laba bersih tumbuh 23,2% menjadi 18,25 miliar yen.
Baca juga: Imbal Hasil Treasury Melonjak, Saham Novo Turun dan Meta Menguat
Perusahaan mengatakan penjualan bersih dan seluruh pos laba mencapai rekor untuk kuartal fiskal pertama. Pendapatan cloud naik 31,7% secara tahunan menjadi 25,14 miliar yen. Porsinya terhadap total penjualan meningkat menjadi 33,6%, dibandingkan 28,8% setahun sebelumnya.
Menurut Oracle Japan, permintaan infrastruktur cloud mendorong penggunaan pusat data perusahaan di Tokyo dan Osaka. Perusahaan juga berencana memperluas penawaran sovereign cloud dan memperkuat solusi AI di Jepang.
Baca juga: Xi Tiba di Maryland, Imbal Hasil Treasury Tertinggi dalam Beberapa Tahun
Oracle Japan mempertahankan proyeksi pertumbuhan penjualan setahun penuh sebesar 6%-10%. Pada 2024, Oracle berkomitmen mengalokasikan lebih dari US$8 miliar untuk infrastruktur cloud dan AI di Jepang selama satu dekade. SoftBank juga telah meluncurkan layanan sovereign cloud dan AI generatif menggunakan teknologi Oracle.














