{"id":2496,"date":"2026-09-28T14:23:20","date_gmt":"2026-09-28T07:23:20","guid":{"rendered":"https:\/\/vlobs.com\/blog\/?p=2496"},"modified":"2026-09-28T14:23:20","modified_gmt":"2026-09-28T07:23:20","slug":"pekerjaan-data-center","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/vlobs.com\/blog\/pekerjaan-data-center","title":{"rendered":"Boom Pekerjaan Teknisi Data Center Terancam Penolakan Publik?"},"content":{"rendered":"<p><strong>VLOBS.COM<\/strong> &#8211; Ledakan pembangunan infrastruktur kecerdasan buatan (AI) membuka banyak peluang bagi pekerja terampil, mulai dari teknisi HVAC hingga tukang las dan pipefitter. Namun, penolakan publik terhadap pembangunan data center dapat membatasi proyek baru dan memengaruhi kebutuhan tenaga kerja dalam jangka panjang.<\/p>\n<p>Maria Flynn, presiden dan CEO organisasi nirlaba Jobs for the Future, mengatakan kebutuhan tenaga kerja muncul bukan hanya dari pembangunan data center, tetapi juga dari peningkatan transportasi dan modernisasi jaringan energi. Menurutnya, sejumlah sumber permintaan tenaga kerja tengah bergerak bersamaan.<\/p>\n<p>Upah untuk sebagian pekerjaan tersebut juga menarik. Flynn menyebut teknisi magang dapat membawa pulang US$40.000 hingga US$60.000, sementara teknisi listrik berpengalaman memperoleh lebih dari US$100.000.<\/p>\n<p><strong>Baca juga<\/strong>: <a href=\"https:\/\/vlobs.com\/blog\/aktivitas-agen-ai-openai\">OpenAI Perluas Peninjauan Aktivitas Agen AI Usai Insiden Baru<\/a><\/p>\n<p>Nicole Bachaud, ekonom tenaga kerja di ZipRecruiter, mengatakan rata-rata gaji minimum untuk pekerjaan data center naik 125,1% dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi hampir US$208.000. Ia menilai lonjakan itu menunjukkan bahwa posisi rekayasa yang sangat terspesialisasi dan berlevel tinggi mendorong rata-rata gaji secara signifikan.<\/p>\n<p>Data Bachaud juga menunjukkan lowongan untuk tukang las dan pipefitter naik 164% secara tahunan. Ia mengingatkan kenaikan tersebut mungkin sebagian dipengaruhi ukuran sampel yang kecil. Houston dan Birmingham termasuk wilayah dengan pertumbuhan permintaan yang kuat, sementara pekerja di daerah dengan lahan luas dan aturan pembangunan yang lebih mudah berpotensi memiliki peluang lebih besar dibandingkan pekerja di Boston.<\/p>\n<h2>Penolakan publik menghambat sebagian proyek<\/h2>\n<p>Di sisi lain, dukungan publik terhadap data center melemah. Gallup mencatat 70% warga Amerika menolak pembangunan fasilitas semacam itu di daerah mereka. Survei New York Times\/Siena yang dilakukan bulan ini menemukan sekitar dua pertiga responden menolak, tanpa memandang afiliasi partai.<\/p>\n<p>Menurut Data Center Watch, sedikitnya 75 proyek data center dengan nilai sekitar US$130 miliar telah dibatalkan atau tertunda tahun ini. Gubernur Texas Greg Abbott baru-baru ini mengeluarkan moratorium persetujuan jaringan listrik untuk data center dan menghentikan izin lingkungan baru. Gubernur New York Kathy Hochul juga menerapkan larangan tingkat negara bagian pertama terhadap data center baru.<\/p>\n<p><strong>Baca juga<\/strong>: <a href=\"https:\/\/vlobs.com\/blog\/meta-muse\">Meta Muse Berpotensi Mengusik Bisnis Berlangganan Konsumen<\/a><\/p>\n<p>Penolakan lokal turut menjadi tantangan bagi proyek Oracle di New Mexico. Perusahaan itu mengajukan pemberitahuan force majeure untuk proyek yang menjadi bagian dari pengembangan Stargate AI, guna meminta penundaan pembayaran jika fasilitas belum beroperasi pada 2028. Proyek tersebut menghadapi penentangan warga dan kekhawatiran lingkungan, meski Oracle mengatakan proyek masih sesuai jadwal.<\/p>\n<p>Michael Hicks, profesor Shenandoah University yang meneliti dampak ekonomi data center, mengatakan dampak tenaga kerja permanen dapat terbatas setelah tahap pembangunan awal. Ia juga menilai pengembang kerap menjanjikan jumlah pekerjaan secara berlebihan kepada pejabat lokal. Brookings Institution menyebut dampak ekonomi lokal dari pembangunan data center bisa bervariasi, bergantung pada jenis fasilitas, sementara bukti yang tersedia belum mengikuti cepatnya perkembangan perdebatan.<\/p>\n<h2>Permintaan bisa bertahan, tetapi dampaknya tertunda<\/h2>\n<p>Di Bremen, Georgia, Southeastern Hose mengalami peningkatan permintaan untuk produknya yang digunakan dalam sistem perpipaan data center. Trey Travis, wakil presiden operasional perusahaan itu, mengatakan jumlah pekerjanya yang mencapai 150 orang telah bertambah 40% dalam 18 bulan. Sebagian keterampilan khusus, seperti pengelasan untuk produk tertentu, masih memerlukan pelatihan langsung karena belum diajarkan di sekolah perdagangan setempat.<\/p>\n<p><strong>Baca juga<\/strong>: <a href=\"https:\/\/vlobs.com\/blog\/biaya-utang-infrastruktur-ai\">Biaya Utang AI Terancam Naik saat Imbal Hasil Obligasi Melonjak<\/a><\/p>\n<p>Rachel Lipson, pendiri Project on Workforce di Harvard, mengatakan gelombang perubahan teknologi kali ini menghadirkan peluang bagi pekerja tanpa gelar lanjutan. Ia menyebut lulusan sekolah menengah yang bekerja sebagai tukang las dapat memperoleh US$65.000 hingga US$75.000 dalam waktu relatif singkat, dengan peluang lembur yang besar.<\/p>\n<p>Lipson memperkirakan moratorium dan penolakan publik dalam jangka pendek tidak akan banyak mengubah permintaan tenaga kerja, karena banyak proyek AI dan data center sudah berjalan atau mendapat persetujuan. Namun, jika lebih banyak proyek baru ditolak, kebutuhan pekerja dapat turun setelah jeda, seiring berkurangnya proyek dalam tahap pembangunan.<\/p>\n<p>Bachaud mengatakan perubahan sentimen juga membutuhkan waktu untuk terlihat karena proses perencanaan, perizinan, dan pembangunan dapat berlangsung berbulan-bulan atau bertahun-tahun. Ia menambahkan, permintaan tenaga kerja ke depan turut bergantung pada pertumbuhan ekonomi secara umum, termasuk pembangunan rumah dan gedung komersial.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ekspansi AI mendorong permintaan pekerja konstruksi dan teknisi, tetapi penolakan terhadap data center bisa menahan proyek baru.<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":2498,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[26,99],"tags":[669,671,666,664,663,670,668,665,667],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v20.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Boom Pekerjaan Data Center di Tengah Penolakan Publik<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ekspansi AI meningkatkan kebutuhan teknisi dan pekerja konstruksi data center, tetapi penolakan publik berpotensi memperlambat proyek baru.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/vlobs.com\/blog\/pekerjaan-data-center\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Boom Pekerjaan Data Center di Tengah Penolakan Publik\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ekspansi AI meningkatkan kebutuhan teknisi dan pekerja konstruksi data center, tetapi penolakan publik berpotensi memperlambat proyek baru.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/vlobs.com\/blog\/pekerjaan-data-center\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Vlobs Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-09-28T07:23:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/vlobs.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/pekerjaan-data-center.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/vlobs.com\/blog\/pekerjaan-data-center\",\"url\":\"https:\/\/vlobs.com\/blog\/pekerjaan-data-center\",\"name\":\"Boom Pekerjaan Data Center di Tengah Penolakan Publik\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/vlobs.com\/blog\/#website\"},\"datePublished\":\"2026-09-28T07:23:20+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-28T07:23:20+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"\"},\"description\":\"Ekspansi AI meningkatkan kebutuhan teknisi dan pekerja konstruksi data center, tetapi penolakan publik berpotensi memperlambat proyek baru.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/vlobs.com\/blog\/pekerjaan-data-center#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/vlobs.com\/blog\/pekerjaan-data-center\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/vlobs.com\/blog\/pekerjaan-data-center#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/vlobs.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Boom Pekerjaan Teknisi Data Center Terancam Penolakan Publik?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/vlobs.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/vlobs.com\/blog\/\",\"name\":\"Vlobs Blog\",\"description\":\"Informasi Berita Teknologi Internet Terkini\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/vlobs.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Boom Pekerjaan Data Center di Tengah Penolakan Publik","description":"Ekspansi AI meningkatkan kebutuhan teknisi dan pekerja konstruksi data center, tetapi penolakan publik berpotensi memperlambat proyek baru.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/vlobs.com\/blog\/pekerjaan-data-center","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Boom Pekerjaan Data Center di Tengah Penolakan Publik","og_description":"Ekspansi AI meningkatkan kebutuhan teknisi dan pekerja konstruksi data center, tetapi penolakan publik berpotensi memperlambat proyek baru.","og_url":"https:\/\/vlobs.com\/blog\/pekerjaan-data-center","og_site_name":"Vlobs Blog","article_published_time":"2026-09-28T07:23:20+00:00","og_image":[{"width":1920,"height":1080,"url":"https:\/\/vlobs.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/pekerjaan-data-center.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/vlobs.com\/blog\/pekerjaan-data-center","url":"https:\/\/vlobs.com\/blog\/pekerjaan-data-center","name":"Boom Pekerjaan Data Center di Tengah Penolakan Publik","isPartOf":{"@id":"https:\/\/vlobs.com\/blog\/#website"},"datePublished":"2026-09-28T07:23:20+00:00","dateModified":"2026-09-28T07:23:20+00:00","author":{"@id":""},"description":"Ekspansi AI meningkatkan kebutuhan teknisi dan pekerja konstruksi data center, tetapi penolakan publik berpotensi memperlambat proyek baru.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/vlobs.com\/blog\/pekerjaan-data-center#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/vlobs.com\/blog\/pekerjaan-data-center"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/vlobs.com\/blog\/pekerjaan-data-center#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/vlobs.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Boom Pekerjaan Teknisi Data Center Terancam Penolakan Publik?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/vlobs.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/vlobs.com\/blog\/","name":"Vlobs Blog","description":"Informasi Berita Teknologi Internet Terkini","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/vlobs.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/vlobs.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2496"}],"collection":[{"href":"https:\/\/vlobs.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/vlobs.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vlobs.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2496"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/vlobs.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2496\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2497,"href":"https:\/\/vlobs.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2496\/revisions\/2497"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vlobs.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2498"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/vlobs.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2496"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/vlobs.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2496"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/vlobs.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2496"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}