{"id":2414,"date":"2026-08-30T10:31:16","date_gmt":"2026-08-30T03:31:16","guid":{"rendered":"https:\/\/vlobs.com\/blog\/?p=2414"},"modified":"2026-09-16T10:36:27","modified_gmt":"2026-09-16T03:36:27","slug":"salim-group-akuisisi-penuh-data-center-keppel-di-bogor","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/vlobs.com\/blog\/salim-group-akuisisi-penuh-data-center-keppel-di-bogor","title":{"rendered":"Salim Group Akuisisi Data Center Keppel di Bogor, IndoData Siapkan Ekspansi Digital"},"content":{"rendered":"<p><strong>VLOBS.COM<\/strong> &#8211; Bogor &#8211; Peta industri pusat data Indonesia kembali mengalami perubahan setelah <strong>Salim Group Akuisisi Penuh Keppel Data Centres <\/strong>dalam perusahaan patungan yang sebelumnya dikenal sebagai IndoKeppel Data Centres. Fasilitas yang berada di Bogor, Jawa Barat, tersebut kini diperkenalkan kembali menggunakan nama <strong>IndoData Data Center<\/strong> dan beroperasi sebagai operator yang berdiri secara independen.<\/p>\n<p>Transaksi tersebut menjadi perhatian karena menempatkan seluruh kendali atas salah satu aset pusat data di kawasan Bogor ke tangan Salim Group. Berdasarkan laporan DailySocial dan IDNFinancials, proses akuisisi saham Keppel disebut telah diselesaikan pada Desember 2025, sedangkan perubahan kepemilikan dan identitas perusahaan baru diumumkan kepada publik pada Agustus 2026. Nilai transaksi hingga kini tidak diungkapkan.<\/p>\n<p>Perubahan tersebut tidak hanya menyangkut kepemilikan perusahaan. Bersamaan dengan transaksi, IndoKeppel Data Centres melakukan rebranding menjadi IndoData Data Center. Langkah itu menandai babak baru bagi fasilitas pusat data yang sejak awal dikembangkan melalui kolaborasi antara Salim Group dan Keppel.<\/p>\n<p>Bagi Salim Group, pengambilalihan ini memperluas keterlibatannya dalam sektor infrastruktur digital yang semakin strategis. Sementara bagi industri pusat data nasional, perubahan tersebut memperlihatkan bagaimana aset digital dengan prospek jangka panjang mulai menjadi bagian penting dari portofolio investasi korporasi besar.<\/p>\n<h2><strong>Berawal dari Kemitraan Salim Group dan Keppel<\/strong><\/h2>\n<p>Kerja sama antara Salim Group dan Keppel bukanlah kemitraan yang baru terbentuk. Kedua kelompok usaha tersebut pertama kali mengumumkan kolaborasi pengembangan pusat data di Indonesia pada 2018.<\/p>\n<p>Proyek tersebut diarahkan untuk membangun kampus pusat data di Bogor, Jawa Barat. Lokasi Bogor memiliki posisi strategis karena berada di kawasan sekitar Jakarta sekaligus menjadi bagian dari ekosistem infrastruktur digital Jabodetabek.<\/p>\n<p>Pada tahap awal, proyek tersebut dirancang dengan kapasitas pengembangan lebih dari 50 megawatt melalui beberapa fase pembangunan. Namun, realisasi proyek tidak berjalan sepenuhnya sesuai jadwal awal. Pandemi Covid-19 turut memengaruhi perkembangan proyek dan menyebabkan pengoperasian fasilitas mengalami penundaan.<\/p>\n<p>Fase pertama yang dikenal sebagai <strong>IndoKeppel Data Centre 1 atau IKDC 1<\/strong> kemudian mulai beroperasi pada 2022 dengan kapasitas sekitar 5 MW.<\/p>\n<p>Situs resmi IndoKeppel sebelumnya menggambarkan fasilitas tersebut sebagai pusat data yang berlokasi di Bogor, Greater Jakarta, dengan spesifikasi yang dirancang untuk kebutuhan modern dan berkepadatan tinggi. Infrastruktur itu juga disebut menggunakan spesifikasi yang setara dengan Tier 3 serta diarahkan untuk mendukung pengembangan kampus hyperscale.<\/p>\n<p>Kini, setelah Keppel keluar dari kepemilikan perusahaan tersebut, aset itu memasuki fase baru di bawah kendali penuh Salim Group.<\/p>\n<h2><strong>Dari IndoKeppel Menjadi IndoData Data Center<\/strong><\/h2>\n<p>Perubahan nama dari IndoKeppel Data Centres menjadi IndoData Data Center menjadi salah satu konsekuensi paling terlihat dari aksi korporasi tersebut.<\/p>\n<p>Nama baru itu menegaskan bahwa perusahaan tidak lagi beroperasi sebagai perusahaan patungan Salim Group dan Keppel. IndoData kini menjalankan bisnisnya sebagai operator independen setelah seluruh kepemilikan Keppel diambil alih oleh Salim Group.<\/p>\n<p>Rebranding tersebut juga memiliki arti strategis. Dalam bisnis pusat data, identitas perusahaan bukan sekadar persoalan merek. Nama operator berkaitan dengan posisi perusahaan dalam rantai pasok infrastruktur digital, hubungan dengan pelanggan, strategi pembangunan fasilitas, hingga rencana ekspansi di masa mendatang.<\/p>\n<p>IndoData menyatakan visinya untuk menjadi mitra infrastruktur digital yang berkelanjutan, andal, dan siap menghadapi kebutuhan masa depan. Perusahaan juga menyampaikan ambisi untuk membantu pelanggan melakukan ekspansi dengan cepat sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.<\/p>\n<p>Dengan struktur kepemilikan baru, arah pengembangan bisnis IndoData kini berada sepenuhnya dalam lingkup strategi Salim Group.<\/p>\n<h2><strong>Kapasitas Terbangun Bertambah 6 MW<\/strong><\/h2>\n<p>Perubahan kepemilikan IndoData berlangsung bersamaan dengan perkembangan kapasitas fasilitasnya.<\/p>\n<p>Setelah fase awal berkapasitas sekitar 5 MW beroperasi pada 2022, perusahaan mengumumkan penyelesaian tambahan <strong>IT load sebesar 6 MW<\/strong>. Ekspansi tersebut dibangun menggunakan pendekatan <em>built-to-suit<\/em>, yakni fasilitas yang dikembangkan secara khusus untuk menyesuaikan kebutuhan pelanggan tertentu.<\/p>\n<p>Pelanggan yang menjadi penerima ekspansi tersebut disebut merupakan perusahaan hyperscale yang sebelumnya telah menggunakan layanan IndoData.<\/p>\n<p>Jika kapasitas awal sekitar 5 MW dan tambahan 6 MW tersebut diperhitungkan, kapasitas yang telah terbangun di lokasi tersebut berada di kisaran 11 MW.<\/p>\n<p>Perkembangan ini memperlihatkan bahwa proses ekspansi tidak semata-mata dilakukan berdasarkan spekulasi terhadap kebutuhan pasar. Sebagian pembangunan dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang telah tersedia.<\/p>\n<p>Dalam industri pusat data, pola <em>built-to-suit<\/em> memungkinkan operator merancang infrastruktur berdasarkan kebutuhan teknis pengguna, terutama pelanggan hyperscale yang membutuhkan kapasitas besar, tingkat keandalan tinggi, dan kemampuan ekspansi dalam jangka panjang.<\/p>\n<h2><strong>Ada Kontrak Daya Hingga 500 MW<\/strong><\/h2>\n<p>Salah satu informasi paling menarik dari perkembangan IndoData adalah klaim mengenai ketersediaan pasokan listrik dalam skala sangat besar.<\/p>\n<p>IndoData menyebut telah mengamankan kapasitas daya hingga <strong>500 MW melalui kontrak dengan PT PLN (Persero)<\/strong> untuk mendukung pengembangan kampus pusat data. Angka tersebut menunjukkan skala ambisi perusahaan dalam mengembangkan kawasan pusat data tersebut.<\/p>\n<p>Namun, angka 500 MW perlu dibaca secara proporsional.<\/p>\n<p>Kapasitas tersebut bukan berarti terdapat pusat data sebesar 500 MW yang saat ini telah berdiri dan beroperasi di Bogor. Angka itu berkaitan dengan kapasitas daya yang telah dikontrak untuk mendukung pengembangan di masa mendatang.<\/p>\n<p>Sementara itu, kapasitas yang telah dibangun dan beroperasi saat ini masih berada di kisaran 11 MW berdasarkan informasi mengenai fasilitas awal dan ekspansi 6 MW yang telah diumumkan.<\/p>\n<p>Perbedaan antara kapasitas aktual dan kapasitas daya yang telah diamankan menjadi indikator penting untuk memahami posisi IndoData.<\/p>\n<p>Dengan kata lain, angka 500 MW lebih tepat dipahami sebagai ruang pengembangan potensial yang ditopang oleh kesiapan pasokan listrik, bukan sebagai kapasitas pusat data yang telah selesai dibangun.<\/p>\n<h2><strong>Mengapa Listrik Menjadi Faktor Penting?<\/strong><\/h2>\n<p>Dalam industri pusat data, listrik merupakan salah satu komponen paling fundamental.<\/p>\n<p>Pusat data bekerja selama 24 jam dan membutuhkan pasokan energi yang stabil. Server, perangkat penyimpanan, jaringan komunikasi, sistem pendingin, sistem keamanan, serta berbagai perangkat pendukung lainnya membutuhkan konsumsi energi dalam jumlah besar.<\/p>\n<p>Ketika pusat data diarahkan untuk melayani pelanggan hyperscale maupun kebutuhan komputasi kecerdasan buatan, kebutuhan tersebut dapat meningkat secara signifikan.<\/p>\n<p>Karena itu, ketersediaan daya menjadi salah satu faktor yang menentukan apakah suatu kawasan dapat berkembang menjadi pusat data berskala besar.<\/p>\n<p>Dalam konteks IndoData, kontrak daya hingga 500 MW memberi perusahaan ruang untuk mengembangkan kapasitas secara bertahap. Namun, realisasi kapasitas tersebut tetap membutuhkan pembangunan fasilitas, investasi, infrastruktur pendukung, serta kepastian permintaan dari pelanggan.<\/p>\n<h2><strong>Membidik Hyperscale dan Perusahaan AI<\/strong><\/h2>\n<p>Perubahan kepemilikan IndoData berlangsung ketika kebutuhan terhadap infrastruktur komputasi semakin meningkat.<\/p>\n<p>Pertumbuhan layanan cloud, kecerdasan buatan, <em>big data<\/em>, platform digital, dan berbagai layanan berbasis internet mendorong kebutuhan terhadap pusat data berkapasitas besar.<\/p>\n<p>IndoData menyatakan menyasar perusahaan AI, penyedia layanan cloud skala besar, dan pelanggan hyperscale. Pendekatan tersebut memperlihatkan orientasi perusahaan terhadap segmen pelanggan dengan kebutuhan komputasi serta penyimpanan data dalam volume tinggi.<\/p>\n<p>Pelanggan hyperscale umumnya membutuhkan fasilitas yang dapat ditingkatkan kapasitasnya secara bertahap. Mereka juga membutuhkan sistem kelistrikan, pendinginan, konektivitas jaringan, dan keamanan yang mampu menopang operasi digital dalam skala besar.<\/p>\n<p>Karena itu, pembangunan pusat data tidak berhenti pada penyediaan ruang untuk server. Infrastruktur tersebut merupakan sebuah ekosistem kompleks yang mengintegrasikan energi, jaringan telekomunikasi, sistem pendingin, keamanan fisik, keamanan siber, serta sistem redundansi.<\/p>\n<h2><strong>Bogor dan Pertumbuhan Ekosistem Data Center<\/strong><\/h2>\n<p>Lokasi IndoData di Bogor juga menarik untuk diperhatikan.<\/p>\n<p>Bogor berada relatif dekat dengan Jakarta dan menjadi bagian dari kawasan metropolitan yang memiliki kebutuhan digital tinggi. Kedekatan dengan pusat ekonomi nasional memberikan keuntungan dari sisi akses terhadap pelanggan, jaringan telekomunikasi, tenaga kerja, serta ekosistem bisnis.<\/p>\n<p>Situs resmi IndoKeppel sebelumnya menyebut fasilitas tersebut berlokasi di Bogor, Greater Jakarta, dan dirancang dengan spesifikasi yang mendukung kebutuhan pusat data modern serta pengembangan hyperscale.<\/p>\n<p>Di sisi lain, industri pusat data Indonesia terus berkembang. DailySocial mencatat kapasitas terpasang pusat data Indonesia pada 2026 telah mencapai sekitar 1,7 GW, sementara sejumlah operator lain juga mengumumkan rencana ekspansi berskala besar.<\/p>\n<p>Kondisi tersebut membuat persaingan di sektor pusat data semakin intensif.<\/p>\n<p>Operator tidak hanya berlomba menyediakan kapasitas, tetapi juga harus mampu menyediakan konektivitas, efisiensi energi, keamanan, reliabilitas, serta kemampuan ekspansi yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan.<\/p>\n<h2><strong>Salim Group Semakin Dekat dengan Infrastruktur Digital<\/strong><\/h2>\n<p>Akuisisi IndoData juga dapat dilihat dalam konteks keterlibatan Salim Group yang lebih luas terhadap sektor digital dan infrastruktur.<\/p>\n<p>Salim Group merupakan kelompok usaha besar di Indonesia dengan portofolio bisnis yang luas. Dalam sektor pusat data, nama Anthoni Salim juga memiliki keterkaitan dengan DCI Indonesia.<\/p>\n<p>Dengan kepemilikan penuh atas IndoData, Salim Group memperoleh kendali langsung terhadap strategi pengembangan perusahaan pusat data tersebut. IDNFinancials menilai akuisisi ini memperkuat eksposur Salim Group terhadap bisnis infrastruktur digital Indonesia.<\/p>\n<p>Langkah tersebut menunjukkan bahwa bisnis pusat data semakin dipandang sebagai infrastruktur strategis, bukan sekadar bisnis properti atau penyewaan ruang server.<\/p>\n<p>Di era ekonomi digital, data dan kemampuan memproses data merupakan komponen penting dalam aktivitas perusahaan. Karena itu, keberadaan infrastruktur pusat data menjadi bagian dari fondasi ekonomi digital.<\/p>\n<h2><strong>Keppel Melepas Kepemilikannya di Indonesia<\/strong><\/h2>\n<p>Bagi Keppel, transaksi tersebut juga menandai berakhirnya keterlibatan langsung perusahaan dalam aset pusat data yang dikembangkan bersama Salim Group di Indonesia.<\/p>\n<p>DailySocial mencatat fasilitas di Bogor merupakan satu-satunya eksposur langsung Keppel pada sektor pusat data Indonesia. Pelepasan tersebut juga ditempatkan dalam konteks strategi Keppel yang dalam beberapa tahun terakhir melakukan sejumlah divestasi.<\/p>\n<p>Namun, nilai transaksi maupun rincian komersial mengenai pelepasan saham Keppel tidak dipublikasikan.<\/p>\n<p>Informasi yang tersedia hanya menyebut bahwa Salim Group telah menyelesaikan pengambilalihan saham Keppel pada Desember 2025, sedangkan pengumuman mengenai perubahan kepemilikan dan rebranding perusahaan baru diketahui publik pada Agustus 2026.<\/p>\n<p>Kondisi tersebut membuat nilai investasi dan struktur finansial transaksi tidak dapat diketahui secara terbuka.<\/p>\n<h2><strong>Tantangan IndoData Setelah Akuisisi<\/strong><\/h2>\n<p>Akuisisi memberikan Salim Group kendali penuh, tetapi tahap berikutnya justru menjadi bagian yang sangat menentukan.<\/p>\n<p>IndoData perlu menerjemahkan kapasitas daya yang telah diamankan menjadi fasilitas pusat data yang benar-benar beroperasi. Dengan kapasitas aktual sekitar 11 MW dan potensi pasokan hingga 500 MW, terdapat ruang pengembangan yang sangat besar.<\/p>\n<p>Realisasi ekspansi tersebut akan bergantung pada sejumlah faktor, termasuk permintaan pelanggan, pembangunan fasilitas, investasi modal, ketersediaan infrastruktur jaringan, kesiapan energi, serta perkembangan pasar cloud dan AI.<\/p>\n<p>Selain itu, pelanggan hyperscale memiliki persyaratan teknis yang ketat. Pusat data harus mampu menjaga ketersediaan layanan, menyediakan sistem redundansi, mempertahankan kondisi lingkungan server, dan memberikan keamanan fisik maupun digital.<\/p>\n<p>Karena itu, pertumbuhan kapasitas tidak cukup hanya diukur berdasarkan besarnya daya listrik.<\/p>\n<p>Kualitas infrastruktur dan kemampuan operator dalam memenuhi standar pelanggan akan menjadi faktor penting dalam menentukan perkembangan bisnis IndoData.<\/p>\n<h2><strong>Akuisisi yang Menandai Babak Baru<\/strong><\/h2>\n<p>Pengambilalihan penuh pusat data Keppel oleh Salim Group pada akhirnya bukan hanya mengenai pergantian pemegang saham.<\/p>\n<p>Transaksi tersebut mengubah struktur kepemilikan sebuah perusahaan yang sejak 2018 dikembangkan melalui kemitraan dua kelompok usaha. Setelah Keppel keluar, perusahaan berganti nama menjadi IndoData Data Center dan memasuki fase baru sebagai operator independen di bawah kepemilikan penuh Salim Group.<\/p>\n<p>Pada saat yang sama, IndoData telah menambah kapasitas 6 MW untuk pelanggan hyperscale dan menyatakan telah mengamankan potensi pasokan daya hingga 500 MW melalui PLN.<\/p>\n<p>Angka tersebut menunjukkan bahwa perusahaan memiliki rencana pengembangan yang jauh lebih besar dibandingkan kapasitas yang telah terbangun saat ini.<\/p>\n<p>Namun, realisasi rencana tersebut masih akan menjadi cerita berikutnya.<\/p>\n<p>Pasar akan menunggu bagaimana IndoData menerjemahkan kontrak daya, pembangunan fasilitas, serta kebutuhan pelanggan menjadi kapasitas pusat data yang benar-benar beroperasi.<\/p>\n<p>Bagi Salim Group, langkah ini mempertegas keterlibatan di sektor infrastruktur digital. Bagi industri pusat data Indonesia, keberadaan IndoData menambah pemain dengan dukungan kelompok usaha besar dan rencana ekspansi kapasitas yang signifikan.<\/p>\n<p>Dengan perubahan nama, perubahan kepemilikan, serta agenda ekspansi yang mulai terlihat, <strong>IndoData Data Center kini memasuki babak baru dalam persaingan industri pusat data Indonesia<\/strong>.<\/p>\n<p>Perkembangan selanjutnya akan sangat bergantung pada kemampuan perusahaan merealisasikan ekspansi tersebut, memperoleh pelanggan hyperscale tambahan, serta membangun infrastruktur digital yang mampu menjawab kebutuhan komputasi generasi berikutnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>VLOBS.COM &#8211; Bogor &#8211; Peta industri pusat data Indonesia kembali mengalami perubahan setelah Salim Group Akuisisi Penuh Keppel Data Centres dalam perusahaan patungan yang sebelumnya dikenal sebagai IndoKeppel Data Centres. Fasilitas yang berada di Bogor, Jawa Barat, tersebut kini diperkenalkan kembali menggunakan nama IndoData Data Center dan beroperasi sebagai operator yang berdiri secara independen. Transaksi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2416,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[26],"tags":[517,514,512,521,516,500,520,509,506,519,518,525,510,523,499,504,507,498,522,503,515,501,505,511,497,502,513,524,508],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v20.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Salim Group Akuisisi Penuh Data Center Keppel di Bogor<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Salim Group akuisisi pusat data Keppel di Bogor dan mengubah namanya menjadi IndoData Data Center untuk memperluas infrastruktur digital.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/vlobs.com\/blog\/salim-group-akuisisi-penuh-data-center-keppel-di-bogor\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Salim Group Akuisisi Penuh Data Center Keppel di Bogor\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Salim Group akuisisi pusat data Keppel di Bogor dan mengubah namanya menjadi IndoData Data Center untuk memperluas infrastruktur digital.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/vlobs.com\/blog\/salim-group-akuisisi-penuh-data-center-keppel-di-bogor\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Vlobs Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-08-30T03:31:16+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-09-16T03:36:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/vlobs.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Salim-Group-Ambil-Alih-Penuh-Data-Center-Keppel-di-Bogor-IndoData-Siapkan-Ekspansi-Digital.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1672\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"941\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"vlobsadm\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"vlobsadm\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/vlobs.com\/blog\/salim-group-akuisisi-penuh-data-center-keppel-di-bogor\",\"url\":\"https:\/\/vlobs.com\/blog\/salim-group-akuisisi-penuh-data-center-keppel-di-bogor\",\"name\":\"Salim Group Akuisisi Penuh Data Center Keppel di Bogor\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/vlobs.com\/blog\/#website\"},\"datePublished\":\"2026-08-30T03:31:16+00:00\",\"dateModified\":\"2026-09-16T03:36:27+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/vlobs.com\/blog\/#\/schema\/person\/9d4d0c094c11a8dc50e83da8f467e2a9\"},\"description\":\"Salim Group akuisisi pusat data Keppel di Bogor dan mengubah namanya menjadi IndoData Data Center untuk memperluas infrastruktur digital.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/vlobs.com\/blog\/salim-group-akuisisi-penuh-data-center-keppel-di-bogor#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/vlobs.com\/blog\/salim-group-akuisisi-penuh-data-center-keppel-di-bogor\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/vlobs.com\/blog\/salim-group-akuisisi-penuh-data-center-keppel-di-bogor#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/vlobs.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Salim Group Akuisisi Data Center Keppel di Bogor, IndoData Siapkan Ekspansi Digital\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/vlobs.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/vlobs.com\/blog\/\",\"name\":\"Vlobs Blog\",\"description\":\"Informasi Berita Teknologi Internet Terkini\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/vlobs.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/vlobs.com\/blog\/#\/schema\/person\/9d4d0c094c11a8dc50e83da8f467e2a9\",\"name\":\"vlobsadm\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/vlobs.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cb66a47c63f3a9d8f4b42a1ca5c8b5b1?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cb66a47c63f3a9d8f4b42a1ca5c8b5b1?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"vlobsadm\"},\"url\":\"https:\/\/vlobs.com\/blog\/author\/vlobsadm\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Salim Group Akuisisi Penuh Data Center Keppel di Bogor","description":"Salim Group akuisisi pusat data Keppel di Bogor dan mengubah namanya menjadi IndoData Data Center untuk memperluas infrastruktur digital.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/vlobs.com\/blog\/salim-group-akuisisi-penuh-data-center-keppel-di-bogor","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Salim Group Akuisisi Penuh Data Center Keppel di Bogor","og_description":"Salim Group akuisisi pusat data Keppel di Bogor dan mengubah namanya menjadi IndoData Data Center untuk memperluas infrastruktur digital.","og_url":"https:\/\/vlobs.com\/blog\/salim-group-akuisisi-penuh-data-center-keppel-di-bogor","og_site_name":"Vlobs Blog","article_published_time":"2026-08-30T03:31:16+00:00","article_modified_time":"2026-09-16T03:36:27+00:00","og_image":[{"width":1672,"height":941,"url":"https:\/\/vlobs.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Salim-Group-Ambil-Alih-Penuh-Data-Center-Keppel-di-Bogor-IndoData-Siapkan-Ekspansi-Digital.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"vlobsadm","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"vlobsadm","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/vlobs.com\/blog\/salim-group-akuisisi-penuh-data-center-keppel-di-bogor","url":"https:\/\/vlobs.com\/blog\/salim-group-akuisisi-penuh-data-center-keppel-di-bogor","name":"Salim Group Akuisisi Penuh Data Center Keppel di Bogor","isPartOf":{"@id":"https:\/\/vlobs.com\/blog\/#website"},"datePublished":"2026-08-30T03:31:16+00:00","dateModified":"2026-09-16T03:36:27+00:00","author":{"@id":"https:\/\/vlobs.com\/blog\/#\/schema\/person\/9d4d0c094c11a8dc50e83da8f467e2a9"},"description":"Salim Group akuisisi pusat data Keppel di Bogor dan mengubah namanya menjadi IndoData Data Center untuk memperluas infrastruktur digital.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/vlobs.com\/blog\/salim-group-akuisisi-penuh-data-center-keppel-di-bogor#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/vlobs.com\/blog\/salim-group-akuisisi-penuh-data-center-keppel-di-bogor"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/vlobs.com\/blog\/salim-group-akuisisi-penuh-data-center-keppel-di-bogor#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/vlobs.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Salim Group Akuisisi Data Center Keppel di Bogor, IndoData Siapkan Ekspansi Digital"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/vlobs.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/vlobs.com\/blog\/","name":"Vlobs Blog","description":"Informasi Berita Teknologi Internet Terkini","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/vlobs.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/vlobs.com\/blog\/#\/schema\/person\/9d4d0c094c11a8dc50e83da8f467e2a9","name":"vlobsadm","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/vlobs.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cb66a47c63f3a9d8f4b42a1ca5c8b5b1?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cb66a47c63f3a9d8f4b42a1ca5c8b5b1?s=96&d=mm&r=g","caption":"vlobsadm"},"url":"https:\/\/vlobs.com\/blog\/author\/vlobsadm"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/vlobs.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2414"}],"collection":[{"href":"https:\/\/vlobs.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/vlobs.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vlobs.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vlobs.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2414"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/vlobs.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2414\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2415,"href":"https:\/\/vlobs.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2414\/revisions\/2415"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vlobs.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2416"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/vlobs.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2414"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/vlobs.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2414"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/vlobs.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2414"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}