VLOBS.COM – Prospektus penawaran umum perdana (IPO) Anthropic yang diungkap pada Senin memuat lebih dari 90 halaman mengenai berbagai risiko perusahaan. Dokumen itu memberi gambaran kepada calon investor tentang tantangan bisnis kecerdasan buatan (AI), termasuk sejumlah risiko yang melampaui skenario umum dalam dokumen perusahaan.
Anthropic menyebut kemungkinan modelnya menimbulkan bahaya, termasuk “risiko katastrofik atau eksistensial bagi umat manusia”. Perusahaan mengatakan kegagalan dalam menjaga keselamatan AI dapat berdampak buruk pada merek, bisnis, kondisi keuangan, dan hasil operasionalnya. Namun, persaingan ketat, tekanan pasar, serta ekspektasi pemangku kepentingan membuat pengembangan dan penerapan model AI mutakhir secara aman menjadi tantangan.
Baca juga: IPO Anthropic Jadi Ujian Besar bagi Pasar AI dan Wall Street
Menurut dokumen tersebut, kompleksitas teknologi membuat Anthropic tidak dapat menjamin upaya keselamatannya akan memadai atau memperkirakan setiap kemungkinan skenario.
Pusat data dan kebutuhan listrik
Prospektus itu juga menyoroti tantangan dalam membangun pusat data dan infrastruktur listrik untuk melatih serta menjalankan model AI perusahaan. Anthropic menilai penolakan publik terhadap pusat data sebagai risiko penting. Menurut National Conference of State Legislatures, anggota parlemen di 16 negara bagian sedang mempertimbangkan moratorium pembangunan pusat data.
Baca juga: Microsoft Tawarkan Buyout Sukarela kepada 60.000 Karyawan
Anthropic menyebut penentangan terhadap pembangunan pusat data semakin terorganisasi dan terkoordinasi di berbagai yurisdiksi. Perusahaan juga memperingatkan bahwa profil publiknya dapat menarik perhatian khusus terhadap proyek-proyek yang terkait dengannya.
Perusahaan menyatakan keterbatasan pasokan listrik yang memadai di Amerika Serikat dan dunia menjadi risiko bagi Anthropic maupun pesaingnya. Pasokan dari pembangkit gas alam di lokasi, jika tersedia lebih luas, juga dapat menjadi lebih mahal akibat tingginya permintaan.
Baca juga: SoftBank Dikabarkan Siapkan Investasi Teknologi US$50 Miliar di Malaysia
Risiko hukum dan permintaan pasar
Dokumen IPO itu turut mengakui potensi masalah hukum terkait keselamatan anak. Syarat layanan Anthropic melarang anak di bawah umur mengakses Claude dan produk terkait. Namun, perusahaan mengatakan perlindungan anak tetap menjadi pekerjaan yang perlu dilakukan seiring meningkatnya penggunaan modelnya, termasuk oleh anak di bawah umur dan pengguna rentan lainnya.
Prospektus juga memperingatkan bahwa pertumbuhan Anthropic dapat melambat atau terhenti jika pasar untuk model, platform, dan aplikasinya berkembang lebih lambat dari perkiraan atau menyusut. Permintaan terhadap model AI terdepan dapat berkurang bila pelanggan menilai model yang lebih murah sudah cukup, atau menganggap peningkatan kinerja tambahan tidak sebanding dengan biayanya. Dalam kondisi itu, pelanggan dapat memilih alternatif yang lebih murah atau bersumber terbuka.















