VLOBS.COM – OpenAI sedang berunding dengan investor untuk menghimpun sedikitnya US$30 miliar melalui putaran pendanaan pra-IPO, menurut laporan Bloomberg pada Selasa. Putaran tersebut dibahas dengan valuasi sekitar US$1,4 triliun. Jika terwujud, pendanaan ini akan menjadi jembatan menuju penawaran saham perdana perusahaan.
Baca juga: Prospektus IPO Anthropic Ungkap Rugi dan Risiko AI bagi Manusia
Investor disebut ingin menanamkan dana tambahan kepada pembuat ChatGPT menjelang rencana debut di pasar publik pada 2027. Rencana IPO OpenAI sebelumnya diperkirakan berlangsung tahun ini, tetapi CEO Sam Altman telah menutup kemungkinan perusahaan melantai pada 2026. Altman menyebut keselamatan AI sebagai prioritas.
Dalam wawancara dengan Fortune, Altman menanggapi peringatan peneliti keselamatan mengenai risiko eksistensial AI bagi umat manusia. Ia mengatakan, menurut laporan tersebut, mengambil risiko sekitar 10 persen bahwa semua orang akan terbunuh sebelum akhir dekade merupakan hal yang tidak dapat diterima.
Baca juga: Domain dot.com Milik xAI Arahkan Pengunjung ke Halaman Unduhan Grok
OpenAI menggalang US$122 miliar pada Maret dengan valuasi US$852 miliar. Putaran itu semula direncanakan sebagai penggalangan dana privat terakhir sebelum IPO. Namun, laporan Bloomberg menyebut pendanaan baru yang sedang dibahas akan menjadi putaran penghubung menuju IPO.
Baca juga: AI Membanjiri Lamaran Kerja, Perusahaan Ubah Cara Merekrut
Bloomberg juga melaporkan bahwa Anthropic sempat melampaui OpenAI pada awal tahun. Setelah OpenAI mengarahkan kembali fokus strategisnya ke bidang-bidang utama seperti coding, run-rate revenue perusahaan dilaporkan naik 70 persen sejak Juli dan mencapai US$40 miliar pada Agustus. OpenAI tidak menanggapi permintaan komentar TechCrunch.

















